Sunday, February 14, 2010

Merawat Tanaman Hias Ruangan

Perawatan tanaman hias ruangan mutlak diperlukan sebagai salah satu bentuk perhatian manusia terhadap tanaman, karena tanaman hias ruangan hidupnya sangat tergantung pada perhatian manusia. Perhatian yang harus diberikan oleh para pemilik tanaman hias ruangan adalah meliputi hal-hal sebagai berikut :



Penyiraman

Semua tanaman hias memerlukan air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Media tanam yang kekurangan air mengakibatkan ketidakseimbangan antara persediaan air di dalam tanah dan penguapan oleh tanaman. Dengan demikian sel-sel tanaman kehabisan air dan akhirnya tanaman menjadi layu. Untuk menghindarkan peristiwa semacam itu, maka tanaman harus disiram secara rutin.



Pencahayaan

Walaupun tanaman hias telah diklasifikasikan sebagai tanaman hias ruangan, namun secara alamiah tanaman tersebut tetap harus bisa mendapatkan pencahayaan. Intensitas cahaya yang diperlukan bagi setiap tanaman hias ruangan pada umumnya tergolong rendah.



Pemupukan

Selama pertumbuhan dan perkembangannya sejak awal hingga dewasa, tanaman membutuhkan unsur hara untuk pertumbuhannya. Unsur hara yang terdapat dalam media tanam akan habis diserap oleh tanaman. Oleh karena itu untuk menjamin kelangsungan hidup tanaman, maka tanaman harus dipupuk agar unsur hara di dalam media tumbuh terisi lagi. Pemupukan yang baik harus dilakukan dengan benar dan mengindahkan kondisi tanaman, umur, besar kecilnya tanaman, dan musim.



Pemangkasan

Ada beberapa tujuan pemangkasan tanaman antara lain : untuk membentuk tanaman agar tidak tumbuh terlalu tinggi dan besar, dan untuk membuat tanaman tumbuh kompak, serasi dan berpenampilan menarik.

Sasaran pemangkasan adalah cabang, ranting, pucuk, sebagian daun yang lebat, bekas tangkai bunga, dan bagian-bagian tanaman yang tidak sehat, tua, atau kering.

Pada dasarnya pemangkasan tanaman mempunyai 2 tahap yaitu :

Pertama Pemangkasan bentuk, merupakan pemangkasan yang bertujuan untuk membentuk kerangka tanaman yang kuat. Pemangkasan bentuk dapat dilakukan dengan cara memenggal pucuk, cabang, ranting-ranting, dan mengurangi daun yang terlampau lebat.

Kedua Pemangkasan Pemeliharaan, merupakan pemangkasan yang bertujuan untuk mempertahankan bentuk tanaman. Pemangkasan pemeliharaan dilakukan terhadap sebagian cabang-cabang dan ranting-ranting baru yang tidak dikehendaki, serta ranting-ranting tua, mati, atau tidak sehat.



Repotting

Repotting merupakan kegiatan mengganti pot yang lebih besar karena pot lama sudah tidak memadai lagi, sekaligus mengganti media yang tidak mampu mengikat air dan zat haranya pun telah habis. Pot yang tidak segera diganti akan mengganggu pertumbuhan dan kesehatan tanaman sehingga mengurangi daya tarik tanaman.

Saat repotting tanaman yang paling tepat bagi sebagian besar tanaman hias ialah pada musim penghujan. Pada musim penghujan, akar-akar baru akan segera tumbuh. Pada saat itu pula, tanaman harus disediakan media baru untuk persiapan lebih lanjut.



Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

Tanaman hias harus bebas dari gangguan hama dan penyakit. Tanaman hias yang terserang hama atau penyakit tidak akan dapat tampil dalam kondisi prima. Tanaman yang kena serangan penyakit dapat dikendalikan dengan cara penyemprotan insektisida. Sedangkan tanaman yang terkena penyakit fisiologis seperti daun mengering, warna pucat karena kekurangan sinar matahari harus diperlakukan sesuai dengan persyaratan tumbuh masing-masing tanaman.



Pemberian Tajar

Khusus untuk tanaman hias ruangan yang tumbuh merambat harus diberi tajar agar dapat tumbuh secara wajar. Tanaman yang tumbuh merambat, jika dibiarkan akan merayap di permukaan tanah sehingga pertumbuhannya lambat dan daunnya kecil-kecil.



Membersihkan Tanaman dari Debu

Setiap saat tanaman menjadi kotor akibat debu menempel pada daun. Debu yang melekat pada permukaan daun sangat mengganggu tanaman dan penampilan menjadi kurang menarik. Disamping itu, tanaman tidak sehat karena proses fotosintesis terganggu dan pernafasan tanaman melalui daun terhambat.

Salah satu cara membersihkan tanaman adalah dicuci dengan cara disiram atau disemprot air. Debu yang menempel pada daun yang sifatnya masih ringan dapat dibersihkan dengan semprotan air atau dengan cara mencelupkan kapas ke dalam air untuk membersihkan daun tersebut. Pencucian semacam ini sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali.



Membuat Tanaman Lebih Cantik, Mengkilap dan Bersih

Pada saat ini banyak upaya dilakukan untuk membuat tanaman hias tampil lebih cantik, bersih dan menarik. Upaya ini biasanya dilakukan dengan menggunakan obat yang disebut leafshine atau menggunakan air susu. Produk obat pembersih tanaman yang kini banyak beredar di pasaran adalah Paral dan Hortico, Bio Leafshine.

Khusus untuk penggunaan obat leaf shine tidak boleh berlebihan, tetapi harus sesuai menurut dosis yang dianjurkan oleh pabrik, seperti yang tertera pada label. Penggunaan leafshine yang terlalu banyak justru membuat penampilan tidak menarik karena tepi daun menggulung.

Sedangkan penggunaan air susu juga dapat membuat tanaman tampil lebih cantik dan menarik. Caranya air susu murni atau susu bubuk diencerkan dengan air. Selanjutnya, kapas dicelupkan ke dalam air susu tersebut dan dioleskan pada permukaan daun. Keuntungan menggunakan air susu ini, walaupun dosis pemakaiannya terlalu tinggi, tidak akan menimbulkan efek negatif seperti halnya leaf shine.

No comments:

Post a Comment