Sunday, February 14, 2010

Membuat Kencur Instan

Mengenal Tanaman Kencur

Kencur sudah cukup lama dikenal masyarakat Indonesia. Ada beberapa nama daerah dari kencur antara lain ceuka (Aceh), dan Ukap (Papua). Adapun hasil utama dari tanaman kencur berupa umbi atau rimpangnya. Rimpang kencur memiliki bentuk yang bulat memanjang. Rimpang kencur yang masih muda umumnya berwarna putih, namun seiring dengan perkembangannya umur, warna putih tersebut secara berangsur-angsur akan berubah menjadi kuning atau kecoklat-coklatan.

Kencur juga dikembangbinakkan dengan menggunakan umbi atau rimpang yang telah ditunaskan terlebih dahulu. Adapun tempat yang cocok bagi pertumbuhan kencur adalah yang berada pada ketinggian 50 m – 1.000 m diatas permukaan laut (dpl). Dalam pertumbuhannya kencur memerlukan naungan yang ringan. Tanaman kencur dapat mulai dipanen setelah berumur 9 bulan.

Rimpang kencur banyak mengandung minyak atsiri yang hangat, pedas, dan berwarna kuning berkisar antara 2% - 4%. Adapun minyak atsiri tersebut terdiri atas borneol, kamfen, H-pentadekan, para metoksi stiren, dan lain-lain.

Dari beberapa kandungan kimia seperti dijelaskan di atas, maka kencur dapat dimanfaatkan dalam beberapa macam industri antara lain :

v Industri minuman : Anggur beras kencur, kencur instan

v Industri obat/jamu tradisional

v Industri bumbu dapur

Kencur instan pada dasarnya adalah sama dengan jamu beras kencur yang sering dijual dalam bentuk cair oleh para penjual jamu gendongan. Namun dalam bentuk instan ini akan dapat lebih praktis dalam penggunaan dan penyimpanannya serta tahan disimpan dalam waktu yang lama.



Peralatan

Ada beberapa peralatan yang harus disiapkan untuk membuat kencur instan antara lain :

Ø Pisau, untuk mengupas kulit dan memotong rimpang kencur

Ø Parut, untuk memarut atau menghaluskan bahan

Ø Saringan, untuk menyaring bahan atau memisahkan sari-sari bahan dari ampasnya.

Ø Baskom, untuk menampung hasil pencucian, pengupasan, pemarutan, penyaringan, ataupun pemasakan.

Ø Pengaduk, untuk mengaduk campuran bahan

Ø Wajan, untuk memasak bahan

Ø Kompor, sebagai sumber panas untuk memasak

Ø Ember, untuk menampung bahan pada saat pencucian, pengupasan, dan sebagainya.

Ø Ayakan, untuk memisahkan butiran instan kasar dengan yang halus

Ø Plastik, untuk mengemas kencur instan yang dihasilkan

Ø Lilin, lampu kecil, plastic sealer, untuk melekatkan atau menutup plastik pengemas

Ø Sendok, untuk memasukkan kencur instan ke dalam plastik pengemas

Ø Timbangan, untuk menimbang bahan-bahan dan produk yang sudah jadi

Ø Tas plastik atau karton, untuk mengemas atau menyatukan kencur instan kemasan kecil



Bahan – Bahan

Beberapa bahan yang harus dipersiapkan untuk membuat kencur instan adalah sebagai berikut :

1. Umbi atau Rimpang Kencur

Biasanya rimpang kencur yang digunakan berasal dari kencur gajah atau kencur emprit yang mempunyai kualitas tinggi, yaitu memenuhi persyaratan sebagai berikut :

v Sehat, tidak busuk dan tidak kisut

v Segar, belum terlalu lama disimpan

v Cukup Tua

v Bersih dari kotoran

2. Gula Pasir

Gula pasir yang digunakan haruslah berwarna putih bersih dan bebas dari segala kotoran

3. Kayu Manis

Kayu manis yang akan digunakan dalam pembuatan kencur instan adalah kayu manis yang masih baru (belum terlalu lama disimpan) serta masih memiliki bau/aroma yang segar dan tajam. Sebelum digunakan, kayu manis tersebut harus dicuci terlebih dahulu hingga bersih.

4. Umbi Jahe

Umbi jahe yang akan digunakan sebagai campuran dalam pembuatan kencur instan ini harus dipilih dari umbi jahe yang sudah cukup tua, sehat, dan segar. Sebelum digunakan umbi jahe harus dicuci terlebih dahulu hingga bersih, kemudian dikupas dan dikerok.

5. Kapulogo

Kapulogo yang akan digunakan sebagai campuran pembuatan kencur instan ini harus dipilih yang padat, berisi, dan beraroma tajam. Sebelum digunakan kapulogo harus dicuci terlebih dahulu hingga menjadi bersih.

6. Umbi Kunyit

Umbi kunyit yang akan digunakan sebagai campuran dalam pembuatan kencur instan harus dipilih dari umbi kunyit yang cukup tua, sehat, dan segar. Sebelum digunakan umbi kunyit harus dicuci terlebih dahulu hingga bersih, kemudian dikupas atau dikerok

7. Beras

Beras yang akan digunakan sebagai campuran pembuatan kencur instan harus dipilih dari beras yang belum terlalu lama disimpan, tidak berbau menyengat. Dalam hal ini dapat digunakan beras pecah butir, karena nantinya beras ini akan dihancurkan pula. Sebelum digunakan beras disangrai dan kemudian ditumbuk hingga halus.

8. Garam

Garam yang akan digunakan untuk membuat kencur instan harus dipilih dari garam yang beryodium, bersih dan terbebas dari kotoran berwarna putih dan terbungkus rapat.



Volume Bahan

Volume bahan yang digunakan dalam pembuatan kencur instan mempunyai perbandingan sendiri, yaitu :

v Umbi kencur : 5 Kg

v Gula pasir : 9 Kg

v Kayu manis : 0,25 Kg

v Umbi Jahe : 0,5 Kg

v Kapulogo : 0,25 Kg

v Umbi kunyit : 0,25 Kg

v Beras / tepung beras : 4 Kg

v Garam : secukupnya

Jika akan dibuat kencur instan dalam jumlah yang besar, maka volume bahan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan atau disesuaikan dengan perbandingan yang sama.



Cara Pembuatan

Pemarutan

Umbi kencur, jahe, dan kunyit yang akan digunakan dalam pembuatan kencur instan dicuci bersih dan dikupas atau dikerok, kemudian diparut hingga lembut/halus. Sementara beras disangrai dan kemudian ditumbuk hingga halus (menjadi tepung beras), sedangkan kayu manis dan kapulogo dicuci dan kemudian ditumbuk hingga halus.

Pemerasan

Umbi kencur, jahe dan kunyit yang telah diparut kemudiann diperas untuk diambil sarinya. Demikian juga dengan kayu manis dan kapulogo yang telah ditumbuk ditambah dengan sedikit air dan kemudian diperas. Air kayu manis dan kapulogo tersebut dicampur ke dalam sari kencur, jahe, dan kunyit untuk kemudian disaring kembali.

Penambahan Gula dan Garam

Kedalam sari kencur, jahe, kunyit, kayu manis, dan kapulogo hasil penyaringan ditambahkan gula pasir ( sebanyak setengah dari volume ) serta garam kemudian diaduk-aduk hingga seluruh gula pasir dan garam yang dicampurkan dapat terlarut sempurna.

Pemasakan

Setelah tercampur rata, sari kencur tersebut dimasak dalam wajan dengan api sedang. Dalam pemasakan ini perlu diperhatikan agar wajan yang digunakan harus dalam kondisi yang benar-benar bersih dan terbebas dari segala kotoran khususnya minyak. Adanya minyak sisa gorengan akan menyebabkan kegagalan proses pembuatan kencur instan.

Selama pemasakan, pengadukan harus terus dilakukan untuk menghindari penggumpalan atau penghangusan. Pemasakan terus dilakukan hingga terbentuk adonan yang kental dan berkesan berminyak

Penambahan Gula dan Tepung Beras

Jika adonan sudah kental maka ditambahkan setengah volume gula pasir yang masih tersisa dan tepung beras dengan terus dilakukan pengadukan. Pemasakan dan pengadukan terus dilakukan hingga adonan mengental dan terbentuk serbuk atau bubuk. Dalam keadaan masih panas, serbuk yang terbentuk harus dihancurkan/dihaluskan menggunakan pengaduk hingga menjadi serbuk yang lembut. Penghancuran yang dilakukan dalam keadaan dingin, akan sulit dilakukan mengingat serbuk tersebut telah mengeras. Selanjutnya diangkat dari wajan dan didinginkan.

Pengayaan

Serbuk yang telah dihancurkan, kemudian diayak hingga diperoleh kencur instan yang benar-benar lembut. Untuk serbuk yang belum lolos ayakan, dapat dihancurkan lagi.

Kencur instan hasil pengayaan tersebut kemudian segera dikemas dalam kantong plastik ataupun toples.

No comments:

Post a Comment